KONTAN.CO.ID - JAKARTA. MRT Jakarta secara resmi meluncurkan pembayaran tiket perjalanan menggunakan kartu kredit nirsentuh EMV di seluruh jaringannya. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk langsung menempelkan (tap) kartu kredit Mastercard dan Visa mereka di gerbang pembayarann stasiun MRT Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan inisiatif ini mendukung ambisi Jakarta untuk menjadi Kota Global dan menghadirkan pengalaman mobilitas perkotaan yang lebih terkoneksi.
“Ini merupakan yang pertama di Indonesia, sehingga masyarakat dapat langsung menggunakan kartu kredit seperti Visa dan Mastercard tanpa perlu membeli kartu khusus. Sebagai kota global, Jakarta harus sejajar dengan kota-kota yang sudah menerapkan sistem ini,” ujar Pramono Anung, dalam keterangannya.
Baca Juga: 16 Kapolres di Polda Jateng Diganti, Cek Daftarnya & Rincian Gaji Polisi / Tunjangan
Ia berharap ke depan sistem ini tidak hanya digunakan di MRT Jakarta, tetapi juga di LRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, hingga LRT yang dibangun pemerintah pusat.
MRT Jakarta mengalami pertumbuhan jumlah pelanggan yang signifikan sejak pertama kali diluncurkan pada 2019. Hingga Maret 2026, jumlah pelanggan rata-rata harian MRT Jakarta telah melonjak menjadi lebih dari 130.000 pelanggan per hari, dan melayani lebih dari 197 juta pelanggan.
Dengan pembangunan fase 2 proyek konstruksi MRT Jakarta yang sedang berlangsung dan akan diluncurkan pada akhir tahun 2027 untuk 2 stasiun yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas, jumlah pelanggan MRT Jakarta diperkirakan akan meningkat hingga lebih dari 170.000 pelanggan per hari.
Tuhiyat, Direktur Utama, PT MRT Jakarta (Perseroda), mengatakan bahwa metode pembayaran ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan, khususnya wisatawan mancanegara.
“Saat ini, kunjungan wisatawan mancanegara ke DKI Jakarta terus menunjukkan peningkatan. Metode pembayaran digital berbasis EMV ini merupakan bagian dari upaya MRT Jakarta mendukung sistem pembayaran yang inklusif bagi seluruh pelanggan, termasuk pengguna dari luar Indonesia yang terbiasa menggunakan transaksi EMV,” jelasnya.
Tuhiyat menambahkan bahwa melalui inisiatif ini, DKI Jakarta dapat dikatakan sejajar dengan lebih dari 150 kota metropolitan lainnya di dunia seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, hingga New York yang terlebih dulu menyediakan fitur pembayaran EMV di sistem transportasi publiknya.
“Kami berharap bahwa upaya ini akan semakin mendekatkan target DKI Jakarta menjadi peringkat 50 Indeks Kota Global pada 2030 mendatang,” ujarnya.
Pengumuman kemitraan ini menandai kolaborasi pertama antara Mastercard dan MRT Jakarta. Kemitraan ini merupakan bagian dari strategi besar Mastercard untuk meningkatkan mobilitas perkotaan di Indonesia, menjadi tonggak penting dalam menuju perubahan lanskap perkotaan yang lebih terintegrasi dan terdepan dalam era digital.
Baca Juga: Ramalan Cuaca Hari Ini di Kota Jakarta 29 Juli 2026, Diprediksi Berawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News