KONTAN.CO.ID - Simak sejarah perayaan Hari Kebaya Nasional 2026. Hari Kebaya Nasional diperingati setiap 24 Juli sebagai bentuk penghormatan terhadap kebaya yang telah menjadi identitas budaya perempuan Indonesia.
Peringatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan busana tradisional, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan, keberagaman, serta mendorong pengakuan kebaya sebagai warisan budaya dunia.
Pada tahun 2026, Hari Kebaya Nasional kembali diperingati dengan semangat melestarikan kebaya sebagai bagian dari jati diri bangsa sekaligus mendukung upaya pengakuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Baca Juga: Ada 3 Peringatan Penting Setiap 24 Juli: Mulai dari Hari Kebaya hingga Perawatan Diri
Awal Mula Kebaya Menjadi Simbol Nasional
Kebaya telah dikenal di Nusantara sejak ratusan tahun lalu dan berkembang di berbagai daerah, seperti Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga wilayah Indonesia Timur.
Seiring waktu, kebaya mengalami akulturasi budaya, tetapi tetap mempertahankan ciri khas sebagai busana perempuan Indonesia.
Selain digunakan dalam kegiatan adat dan upacara resmi, kebaya juga menjadi simbol kesederhanaan, keanggunan, serta keberagaman budaya Indonesia.
Kongres Wanita Indonesia Tahun 1964
Melansir laman Setneg RI, latar belakang dipilihnya 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional tidak terlepas dari sejarah Kongres Wanita Indonesia (Kowani) ke-10 yang berlangsung pada 24 Juli 1964.
Pada saat itu, Presiden Soekarno menghadiri kongres yang diikuti sekitar 7.000 perempuan Indonesia. Seluruh peserta mengenakan kebaya sebagai identitas nasional perempuan Indonesia.
Momen tersebut kemudian dikenang sebagai salah satu tonggak penting penguatan kebaya sebagai simbol persatuan perempuan lintas suku, budaya, dan daerah.
Peristiwa bersejarah inilah yang kemudian menjadi dasar penetapan tanggal 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional.
Baca Juga: Selamat Hari Koperasi Nasional ke-79: Ini 30 Ucapan Dukung Ekonomi Nasional
Penetapan Hari Kebaya Nasional
Setelah melalui berbagai usulan dari organisasi perempuan, komunitas kebaya, budayawan, dan sejumlah kementerian, pemerintah akhirnya menetapkan Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional.
Keppres tersebut ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 4 Agustus 2023 dan menetapkan bahwa:
- Hari Kebaya Nasional diperingati setiap 24 Juli.
- Hari Kebaya Nasional bukan merupakan hari libur nasional.
Dalam konsideran Keppres dijelaskan bahwa kebaya merupakan identitas nasional yang menjadi perekat bangsa, bersifat lintas etnis, serta telah berkembang menjadi aset budaya yang sangat berharga sehingga perlu dijaga dan dilestarikan.
Penetapan tersebut juga mengacu pada Pasal 4 ayat (1) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2007.
Baca Juga: Besok (23/7) Hari Anak Nasional 2026, Gunakan Kata-Kata Indah Ini Untuk Kartu Ucapan
Peringatan Perdana Tahun 2024
Hari Kebaya Nasional pertama kali diperingati secara nasional pada 24 Juli 2024 di Istora Senayan, Jakarta.
Acara tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo, organisasi perempuan, komunitas kebaya, serta ribuan peserta dari berbagai provinsi.
Saat itu diusung tema "Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya", sebagai ajakan agar kebaya tidak hanya dikenakan pada acara seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Makna Hari Kebaya Nasional
Peringatan Hari Kebaya Nasional memiliki sejumlah tujuan penting, antara lain:
- Melestarikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.
- Memperkuat identitas nasional di tengah arus globalisasi.
- Menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk budaya Nusantara.
- Mendorong generasi muda mengenal sejarah dan filosofi kebaya.
- Mendukung upaya pengakuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Baca Juga: Tema Hari Koperasi Nasional 2026: Wujudkan Indonesia Berjaya di Momen Harkopnas
Tema Hari Kebaya Nasional 2026
Hingga saat ini, pemerintah belum menerbitkan tema resmi Hari Kebaya Nasional 2026 melalui pedoman nasional atau keputusan kementerian terkait. Oleh karena itu, belum ada tema resmi yang dapat dijadikan acuan untuk penyelenggaraan peringatan tahun ini.
Meski demikian, semangat peringatannya tetap berfokus pada pelestarian kebaya sebagai identitas bangsa, peningkatan kebanggaan berkebaya di berbagai kalangan, serta dukungan terhadap pengakuan kebaya sebagai warisan budaya dunia.
Cara Memperingati Hari Kebaya Nasional
Masyarakat dapat ikut menyemarakkan Hari Kebaya Nasional dengan berbagai kegiatan, seperti:
- Mengenakan kebaya di lingkungan kerja, sekolah, maupun kampus.
- Mengikuti parade atau kirab kebaya.
- Mengadakan seminar dan diskusi mengenai sejarah kebaya.
- Mengunggah foto berkebaya di media sosial sebagai bentuk kampanye budaya.
- Mendukung perajin dan UMKM kebaya lokal dengan membeli produk buatan dalam negeri.
Peringatan Hari Kebaya Nasional bukan sekadar mengenakan pakaian tradisional, melainkan menjadi momentum untuk mengingat perjalanan panjang kebaya sebagai simbol persatuan perempuan Indonesia, identitas budaya nasional, dan warisan yang perlu terus dijaga agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Tonton: Istana Bongkar 6 Juta Hektare Sawit Ilegal, Prabowo Siapkan Langkah Besar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News