kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sekarang ujian SIM di Daan Mogot sudah kembali pakai sistem e-drives


Senin, 20 Januari 2020 / 09:48 WIB
Sekarang ujian SIM di Daan Mogot sudah kembali pakai sistem e-drives
ILUSTRASI. Petugas mengambil foto pemohon saat pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di Kantor Bersama Samsat Tulungagung di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (15/3).

Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi ( SIM) berbasis e-Drives sudah kembali beroperasi, Senin (20/1/2020).

Sejak awal Januari 2020, sistem e-Drives tidak digunakan lantaran Satpas SIM di Cengkareng, Jakarta Barat, tergenang banjir.

"Untuk sistem e-Drives sudah bisa," ucap Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin saat dihubungi, Senin.

Baca Juga: Sepeda motor akan kena juga tilang elektronik di 2020

Saat banjir awal tahun 2020 lalu, kantor Satpas SIM di Cengkareng tergenang air dengan ketinggian sekitar semeter. Akibatnya, perangkat e-Drives seperti sensor yang ada dipatok-patok uji praktik SIM harus diperiksa sebelum digunakan.

Pemeriksaan itu memakan waktu dua minggu lebih, sejak tanggal 6 hingga 13 Januari. Dalam kurun waktu itu, warga yang mengajukan pembuatan SIM terpaksa melakukan ujian dengan sistem manual.

Baca Juga: Polda Metro Jaya akan menambah lokasi tilang elektronik lebih dari 100 titik

Kini pemeriksaan sensor yang ada di patok sudah selesai. "Pemeriksaan perangkat e-Drives telah selesai dan e-Drives sudah operasional kembali," kata Hedwin.

Sistem E-drives sendiri diresmikan pada 5 Desember 2019. Dalam E-Drives, seluruh kegiatan dan gerak-gerik peserta uji akan terekam melalui sensor yang ada diperangkat lapangan dan terhubung dengan komputer.

Baca Juga: Tahun depan sepeda motor juga bisa kena tilang elektronik

Ada empat jenis sensor yang dipasang di kendaraan dan di lokasi lapangan uji SIM pada sistem E-Drives.

Keempat sensor tersebut adalah Radio Frequency Identifiqation (RFID) yang dipasang pada kendaraan, passive infrared di garis awal dan akhir, vibration sensor pada patok jalur uji SIM, dan sensor ultrasonik pada mobil untuk uji SIM A. (Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ujian SIM di Daan Mogot Kembali Pakai Sistem E-Drives"
 




TERBARU

Close [X]
×