KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kaltim Prima Coal (KPC), anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah operasionalnya melalui berbagai program beasiswa dan pengembangan keterampilan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan kompetensi masyarakat, serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing.
Melalui Beasiswa Kutim Cerdas yang dimulai sejak 2000, KPC telah menjangkau lebih dari 4.589 penerima manfaat, termasuk penerima baru dan perpanjangan beasiswa. Program ini mendukung pendidikan putra-putri Kutai Timur mulai dari jenjang diploma hingga doktoral. “Pada 2025, beasiswa baru diberikan kepada 113 mahasiswa dari jenjang D3/D4/S1, S2, dan S3,” tulis manajemen KPC dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).
Selain itu, Beasiswa Berdaya KPC menjangkau 157 pelajar dan mahasiswa dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi pada 2025. Program ini diharapkan dapat membantu pembiayaan pendidikan sekaligus memotivasi penerima untuk terus berprestasi.
Baca Juga: Beasiswa Penuh! Pendaftaran SMA Taruna Nusantara 2027/2028 Segera Dibuka, Cek Syarat
Salah satu penerima Beasiswa Berdaya KPC 2025, Aisyah Kautsar, mengatakan bantuan tersebut membantunya lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani kendala biaya. Dukungan itu juga mendorongnya untuk terus berprestasi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Komitmen KPC tidak berhenti pada bantuan pendidikan. Berbagai program pengembangan masyarakat juga dijalankan, seperti peningkatan sarana pendidikan, program kewirausahaan di sekolah, lomba keterampilan siswa, uji kompetensi SMK, hingga pemagangan. Program-program tersebut bertujuan memperkuat keterampilan praktis sehingga generasi muda lebih siap menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.
KPC juga memiliki program Beasiswa Mengabdi untuk Kutim, yaitu beasiswa penuh yang mengharuskan penerimanya kembali mengabdi di Kutai Timur setelah menyelesaikan pendidikan. Program ini telah melahirkan banyak alumni yang kini berkontribusi di berbagai bidang. Salah satunya adalah Syahrul Ramadhan yang kini bertugas di Unit Transfusi Darah PMI Sangatta, serta Mastang Yusdar yang menjadi tenaga pendidik di SMK Negeri 2 Sangatta Utara.
Baca Juga: PSL Lanjutkan Program Beasiswa Pelindo Juara
Dampak program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari keberhasilan para alumninya dalam menyelesaikan pendidikan, memperoleh pekerjaan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan pendidikan dapat terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan KPC dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. “Generasi muda merupakan tulang punggung pembangunan daerah dan bangsa di masa depan,” ujarnya.
Pada momentum perayaan Sumpah Pemuda, KPC mempertegas komitmen mendukung peningkatan kualitas SDM Kutai Timur melalui program beasiswa dan pendidikan. Upaya ini diharapkan melahirkan generasi muda yang kompeten, berdaya saing, dan mampu mendorong pembangunan daerah, karena kemajuan tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kualitas manusianya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News