Cara Membersihkan Kandang Ayam yang Benar untuk Pemula

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 05:15 WIB
Cara Membersihkan Kandang Ayam yang Benar untuk Pemula

ILUSTRASI. Harga ayam hidup anjlok di tingkat peternak (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Pahami cara membersihkan kandang ayam yang benar, terutama jika Anda masih dalam fase pemula di dunia peternakan ayam.

Kandang ayam yang kotor dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran, sisa pakan, debu, dan berbagai sumber penyakit.

Frekuensi pembersihan dapat berbeda tergantung jenis kandang, jumlah ayam, sistem pemeliharaan, dan kondisi kotoran.

Bagi Anda yang baru mulai beternak ayam, berikut cara membersihkan kandang yang dapat dilakukan.

Baca Juga: Tips Merawat Ayam di Cuaca Panas agar Tidak Terkena Heat Stress

1. Keluarkan Kotoran dan Sisa Pakan

Langkah pertama adalah mengeluarkan kotoran ayam, sisa pakan, bulu, dan sampah yang ada di dalam kandang.

Jika menggunakan litter atau sekam, periksa bagian yang sudah basah, kotor, atau menggumpal. Bagian tersebut sebaiknya segera dibuang dan diganti.

BPTU-HPT Sembawa menyebut sekam yang terlalu basah dan menggumpal dapat meningkatkan kelembapan, menimbulkan bau, serta menciptakan kondisi yang mendukung perkembangan mikroorganisme.

Jangan lupa membersihkan bagian bawah kandang dan area yang sering menjadi tempat menumpuknya kotoran.

2. Bersihkan Tempat Pakan dan Minum

Sisa pakan yang menempel atau kotoran yang masuk ke tempat minum dapat mencemari pakan dan air yang dikonsumsi ayam.

Salah satu SOP higiene dan sanitasi yang tercantum pada sistem informasi Ditjen PKH Kementan juga menganjurkan pembersihan tempat pakan dan minum secara rutin.

Setelah dicuci, pastikan peralatan tersebut benar-benar bersih sebelum digunakan kembali.

Baca Juga: Ukuran Kandang Ayam yang Ideal, Ini Patokan yang Perlu Diketahui

3. Cuci Kandang dengan Air dan Deterjen

Setelah kotoran dan debu dibersihkan, kandang dapat dicuci menggunakan air dan deterjen.

Bagian yang perlu diperhatikan meliputi lantai, dinding, tempat ayam beraktivitas, serta bagian kandang lain yang terkena kotoran.

Pencucian ini penting karena desinfeksi akan lebih efektif jika kandang sudah terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran dan bahan organik.

BBPP Kupang menjelaskan bahwa pembersihan mekanis dan pencucian merupakan tahapan sebelum proses desinfeksi.

4. Lakukan Desinfeksi Setelah Kandang Bersih

Setelah kandang dan peralatan bersih, tahap berikutnya adalah desinfeksi. Perlu dibedakan antara membersihkan dan melakukan desinfeksi.

Membersihkan bertujuan menghilangkan kotoran secara fisik, sedangkan desinfeksi dilakukan untuk membantu mengurangi atau menghancurkan mikroorganisme penyebab penyakit.

Gunakan produk desinfektan sesuai petunjuk pada label, termasuk dosis dan cara penggunaannya.

Baca Juga: Ayam Tidak Bertelur? Ini 6 Penyebab yang Perlu Diketahui Peternak

5. Keringkan Kandang Sebelum Ayam Masuk

Biarkan lantai, dinding, peralatan, dan bagian kandang lainnya mengering terlebih dahulu. Ventilasi dapat dibuka agar sirkulasi udara membantu proses pengeringan.

Kandang yang lembap justru dapat menciptakan kondisi yang kurang baik bagi ayam.

Jika menggunakan sekam, masukkan kembali litter yang bersih dan kering setelah kondisi kandang siap digunakan.

6. Bersihkan Juga Area di Sekitar Kandang

Area sekitar kandang juga perlu dibersihkan dari sampah, kotoran, genangan air, dan material lain yang dapat menjadi tempat berkembangnya hama.

Anda juga perlu membatasi keluar-masuk orang yang tidak berkepentingan agar risiko masuknya sumber penyakit dapat ditekan.

Baca Juga: Kapan Bebek Pedaging Siap Dipanen? Kenali Umur Panen Ideal Berdasarkan Jenisnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru