KONTAN.CO.ID - Sapi yang mengeluarkan air liur secara berlebihan perlu mendapat perhatian, terutama jika kondisi tersebut muncul secara tiba-tiba atau disertai perubahan perilaku.
Air liur yang keluar dalam jumlah banyak dapat berkaitan dengan masalah pada mulut, gangguan kesehatan, hingga penyakit tertentu pada sapi.
Anda sebagai peternak sebaiknya tidak langsung menganggap sapi terkena penyakit tertentu. Perhatikan juga gejala lain yang muncul dan kondisi sapi secara keseluruhan.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika sapi mengeluarkan air liur berlebihan.
Baca Juga: Kenapa Sapi Tidak Mau Makan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
1. Ada Luka atau Gangguan di Mulut
Luka atau iritasi pada lidah, gusi, bibir, dan bagian dalam mulut dapat membuat sapi kesulitan makan atau menelan.
Perhatikan apakah sapi mengalami perubahan saat makan, lebih sering mengunyah tanpa menghabiskan pakan, atau terlihat kesulitan menelan.
Jika ditemukan luka atau kelainan pada mulut, sebaiknya jangan memberikan obat secara sembarangan. Anda perlu meminta bantuan petugas kesehatan hewan.
Baca Juga: Tips Merawat Kambing Saat Cuaca Panas agar Tetap Sehat dan Produktif
2. Penyakit Mulut dan Kuku
Balai Veteriner Kementerian Pertanian menyebut air liur berlebihan sebagai salah satu gejala PMK.
Gejala tersebut dapat muncul bersama demam, luka atau lepuh pada mulut, serta luka pada bagian kuku yang menyebabkan sapi pincang.
Pada penyelidikan kasus PMK di Kabupaten Pelalawan pada 2025, Balai Veteriner Bukittinggi menemukan sapi dengan gejala demam, hipersalivasi, serta lesi pada mulut dan kuku.
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Kambing Betina Sedang Birahi Sebelum Dikawinkan
3. Kesulitan Makan atau Menelan
Air liur berlebihan juga dapat muncul ketika sapi mengalami masalah dalam proses makan atau menelan.
Sapi yang mengalami gangguan pada mulut atau tenggorokan dapat terlihat lebih banyak mengeluarkan air liur karena proses menelan terganggu.
Jika nafsu makan menurun bersamaan dengan keluarnya air liur secara berlebihan, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Apalagi jika sapi juga terlihat lemas atau menunjukkan perubahan perilaku.
Baca Juga: Panduan Ternak Domba Pedaging untuk Kurban, Bisa Dimulai dari Sekarang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News