KONTAN.CO.ID - Perbedaan ayam Arab Silver dan Golden sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilihat. Namun, ada beberapa hal penting yang cukup berpengaruh dalam produksi telur.
Ayam Arab Silver dan Golden merupakan dua jenis ayam Arab yang banyak dikenal sebagai ayam petelur.
Selain penampilan, keduanya juga memiliki sejumlah perbedaan dalam karakteristik fisik dan catatan produktivitas telur.
Informasi ini penting bagi calon peternak yang ingin memilih ayam Arab untuk usaha petelur.
Baca Juga: Bungkil Kedelai untuk Pakan Ayam: Kandungan dan Manfaatnya
1. Perbedaan Warna dan Corak Bulu
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal REKASATWA Universitas Islam Malang, perbedaan warna bulu leher menjadi salah satu karakteristik pembeda antara ayam Arab Gold dan Silver.
Ayam Arab Silver memiliki bulu tubuh dengan kombinasi warna hitam dan putih yang membentuk pola lurik.
Bagian kepala hingga leher umumnya berwarna putih keperakan sehingga terlihat seperti mengenakan selendang.
Sementara itu, ayam Arab Golden memiliki bulu tubuh berwarna merah kecokelatan dengan corak hitam. Bagian lehernya didominasi warna kuning kemerahan atau keemasan.
Baca Juga: Panduan Vaksinasi Ayam: Jenis, Jadwal, dan Cara Pemberian
2. Perbedaan Bobot Tubuh
Berdasarkan publikasi Kementerian Pertanian, bobot ayam Arab Silver dewasa sekitar 1,7 kilogram untuk jantan dan 1,4 kilogram untuk betina.
Sementara itu, ayam Arab Golden memiliki bobot sekitar 1,8 kilogram untuk jantan dan 1,3 kilogram untuk betina.
Angka tersebut merupakan data acuan dalam publikasi tersebut, bukan ukuran pasti untuk setiap individu. Bobot ayam dapat berubah mengikuti umur, pakan, genetik, dan sistem pemeliharaan.
Baca Juga: Kenali 5 Ciri Ayam Petelur yang Sudah Tidak Produktif
3. Perbedaan Produktivitas Telur
Ayam Arab Silver disebut mampu menghasilkan sekitar 230 butir telur per ekor per tahun.
Sementara itu, ayam Arab Golden tercatat menghasilkan sekitar 187 butir per ekor per tahun. Bobot telur kedua jenis ayam tersebut dalam publikasi itu sekitar 35 gram per butir.
Namun, hasil penelitian lain menunjukkan bahwa perbandingan produktivitas keduanya tidak selalu sama.
Penelitian Universitas Brawijaya menemukan bahwa ayam Arab Gold memiliki hasil lebih baik pada bobot telur, konversi pakan, dan pendapatan atas biaya pakan.
Sementara itu, jumlah telur dan konsumsi pakan selama penelitian tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Produksi Telur Ayam Turun Saat Musim Hujan
Mana yang Lebih Cocok untuk Budidaya Ayam Petelur?
Pemilihan jenisnya sebaiknya mempertimbangkan ketersediaan bibit, performa indukan, harga pembelian, dan catatan produksi dari peternak asal.
Ayam Arab Silver memiliki catatan produksi telur tahunan yang lebih tinggi dalam salah satu publikasi Kementerian Pertanian.
Namun, penelitian Universitas Brawijaya menunjukkan beberapa indikator produksi ayam Arab Golden juga memiliki keunggulan.
Anda sebaiknya memilih bibit dari sumber terpercaya dan mempertimbangkan performa ayam berdasarkan catatan pemeliharaan.
Baca Juga: Cara Membersihkan Kandang Ayam yang Benar untuk Pemula
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News