KONTAN.CO.ID - Penebaran benih ikan saat musim hujan tidak dilarang. Hal terpenting adalah memastikan kondisi air kolam sesuai dengan kebutuhan ikan dan tidak mengalami perubahan drastis.
Hujan dengan intensitas tinggi yang sedang terjadi di banyak wilayah Indonesia saat ini dapat menyebabkan fluktuasi suhu dan perubahan kualitas air.
Air hujan juga berpotensi membawa tanah, limbah, serta bahan organik dari lingkungan sekitar ke dalam kolam.
Menurut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, curah hujan tinggi dapat memicu perubahan suhu dan kualitas air yang membuat ikan stres serta lebih rentan terserang penyakit.
Risiko tersebut perlu diperhatikan ketika benih baru dipindahkan dari tempat pembenihan ke kolam budidaya.
Perbedaan suhu dan pH antara kedua lingkungan dapat membuat ikan kesulitan beradaptasi.
Karena itu, Anda sebaiknya menunda penebaran apabila hujan deras masih berlangsung, kolam meluap, atau kondisi air belum stabil.
Baca Juga: Kenapa Air Kolam Lele Berbusa Setelah Hujan? Waspadai Kondisi Ini
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menebar Benih Ikan
Sebelum membeli dan menebar benih, Anda perlu memastikan beberapa hal berikut.
1. Periksa Kualitas Air Kolam
Kualitas air menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan sebelum benih ikan ditebar.
Beberapa parameter yang sebaiknya diperiksa meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, dan amonia.
Jangan hanya mengandalkan warna atau kejernihan air untuk menentukan kelayakan kolam. Air yang terlihat jernih belum tentu memiliki kualitas yang sesuai untuk kehidupan ikan.
Jika memungkinkan, gunakan alat pengukur kualitas air. Pastikan hasil pengukuran sesuai dengan kebutuhan jenis ikan yang akan dibudidayakan.
2. Pastikan Kolam Tidak Mengalami Luapan
Hujan deras dapat meningkatkan volume air kolam hingga meluap. Kondisi ini berisiko membuat benih ikan keluar dari kolam, terutama jika saluran pembuangan tidak dilengkapi saringan.
Sebelum penebaran, periksa saluran masuk dan pembuangan air. Pastikan ketinggian air masih dalam batas aman dan tersedia saluran untuk mengendalikan kelebihan air ketika hujan turun.
Anda juga perlu memastikan air limpasan dari lingkungan sekitar tidak masuk langsung ke kolam karena berpotensi membawa kotoran atau bahan pencemar.
3. Pilih Benih Ikan yang Sehat
Kondisi benih juga menentukan keberhasilan penebaran. Pilih benih yang bergerak aktif, tidak memiliki luka, dan ukurannya relatif seragam.
Benih dengan kondisi kurang sehat berpotensi lebih sulit beradaptasi ketika menghadapi perubahan lingkungan.
Baca Juga: Kenapa Ikan Nila Mati Setelah Hujan? Ini Penyebabnya
Kapan Waktu Terbaik Menebar Benih Ikan Saat Musim Hujan?
Panduan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Barat juga menyarankan penebaran benih pada pagi atau sore hari.
Dijelaskan bahwa waktu tersebut membantu menghindari suhu tinggi, sementara proses aklimatisasi atau penyesuaian suhu diperlukan agar benih dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Hindari menebar benih ketika hujan deras sedang berlangsung atau ketika air kolam baru mengalami perubahan akibat limpasan hujan.
Jika hujan turun cukup lama, periksa kembali suhu dan pH air sebelum melakukan penebaran.
Pastikan kondisi kolam sudah stabil agar benih tidak langsung menghadapi perubahan lingkungan yang ekstrem.
Baca Juga: Cara Mengatasi Anak Ayam Kedinginan Saat Musim Hujan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News